Kenapa Jawa Selalu Identik dengan Makanan Manis? Jadi Begini Ceritanya

sumber: www.vemale.com

Di Jawa, terutama di wilayah Jawa Tengah bagian selatan dan Yogyakarta, hampir seluruh makanan/kuliner yang ditemukan memiliki cita rasa manis. Bagi masyarakat lokal, hal itu mungkin sudah lumrah karena mereka memang sudah terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman manis dalam kesehariannya. Akan tetapi, bagi pendatang/wisatawan yang berasal dari luar kedua daerah tersebut, hal itu cukup menimbulkan rasa penasaran. Mengapa makanan/masakan orang Jawa cenderung selalu manis? Pertanyaan tersebut tentunya tidak hanya cukup dijawab dengan: Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Lantas apa jawaban yang mencerahkannya?

sumber: steemit.com

Dikutip dari berbagai sumber, sebagian besar wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta konon dijadikan sebagai tempat perkebunan tebu pada masa penjajahan Belanda. Oleh karena penduduk dipaksa mengubah lahan pertaniannya menjadi kebun tebu, bahan makanan yang tersedia pun semakin lama semakin terbatas hingga berujung pada bencana kelaparan. Mau tidak mau, satu-satunya cara untuk bisa bertahan hidup adalah dengan mengonsumsi tebu. Penduduk semakin lama menjadi terbiasa mengolah air tebu dan tak lupa untuk selalu mencampurkannya ke dalam masakan apa pun. Secara turun-temurun dan naluriah, kebiasaan tersebut pun terus berlanjut hingga sekarang. Tak heran makanan Jawa asli hingga kini selalu cenderung memiliki rasa manis, bahkan sambal sekalipun. 

sumber: gudeg.net

Kita bisa membuktikan betapa banyaknya makanan dan minuman di Jawa yang memiliki cita rasa manis. Kalau di Jogja, lebih gampang lagi menemukannya karena memang hampir semua olahan makanan dan minuman di Jogja itu selalu manis, sebut saja gudeg, bakpia, geplak, yangko, bajigur, mulai dari makanan berat hingga makanan kecil/jajanan pasar.  Salah satu masakan/makanan Jawa yang sangat populer karena rasa manisnya yang njawani adalah gudeg. Cita rasa manis makanan khas Jogja yang berbahan dasar buah gori (nangka muda) satu ini memang nggak perlu diragukan lagi. Pastikan kalau berkunjung ke Jogja, jangan lupa gudegnya. Kalau kamu tidak begitu suka dengan makanan yang terlalu manis, tidak usah khawatir karena tidak bisa mencicipi gudeg. Kamu bisa kok menikmati gudeg varian pedas dan gudeg rendang. Di mana mendapatkannya? Kamu tinggal datang aja ke Restoran Gudeg Bu Tjitro yang berlokasi di Jl. Janti No.330, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 (tepat di seberang gedung JEC). Kamu juga bisa membawa pulang sebagai oleh-oleh tanpa takut basi karena Gudeg Bu Tjitro tersedia dalam kemasan kaleng yang bisa tahan hingga 1 tahun.Yuk, buru ke Jogja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *